Liputan6.com, Jakarta Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, mengatakan, program transmigrasi kini tidak lagi bersifat top-down dan sentralistik seperti masa lalu.
Menurut dia, pola kebijakan yang diterapkan saat ini, telah berubah menjadi bottom-up dan desentralistik.
Hal tersebut disampaikan Viva Yoga usai menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Permasalahan dan Penerbitan Sertifikat Tanah Transmigrasi di Malang, Jawa Timur, Senin (13/10/2025).
"Artinya, Pemerintahan Transmigrasi tidak akan mengirimkan calon warga transmigran baik itu lokal maupun umum apabila tidak ada permintaan dari pemerintah daerah. Jadi pemerintah daerahlah yang membutuhkan, yang mengajukan permintaan adanya program transmigrasi baik itu lokal maupun umum," kata dia.
Viva menjelaskan, pemerintah daerah wajib menyiapkan lahan yang bersifat clean and clear sebelum menerima kedatangan transmigran. Untuk memastikan hal itu, Kementerian Transmigrasi akan membentuk tim verifikasi guna melakukan pengecekan administrasi dan lapangan.
"Nanti ada tim verifikasi dari Kementerian untuk melakukan verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual di lapangan. Memang betul bahwa lahan ini adalah clean and clear untuk area pencadangan program transmigrasi. Kalau tidak clean and clear, kita akan menunda untuk program pengiriman calon warga transmigrasi baik yang lokal maupun yang umum yang menjadi syarat utama," ungkap Viva.

8 bulan yg lalu




![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)