Pontianak, VIVA – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengungkap peredaran oli palsu berlogo Pertamina di sejumlah wilayah Kalbar, yang disebut merugikan hingga Rp85 miliar per bulan. Ia meminta Pertamina segera mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.
“Ini (peredaran oli palsu) sudah berlangsung berbulan-bulan. Maka sudah bisa dihitung, transaksi per bulan di Kalbar mencapai Rp85 miliar. Ini jumlah yang luar biasa. Pertamina jangan tinggal diam. Lapor ke kepolisian, karena mereka jelas-jelas dirugikan,” kata Krisantus, Selasa 15 April 2025.
Menurut Krisantus, oli palsu ini diduga berasal dari China namun menggunakan label dan merek Pertamina secara ilegal. Ia mengaku telah mengantongi bukti fisik dan hasil laboratorium yang menunjukkan bahwa oli-oli tersebut palsu.
“Saya punya contohnya, ada empat kaleng. Saya dapat dari Badan Intelijen Negara (BIN), lengkap dengan penjelasan dan hasil penelitiannya. Ini tidak boleh dibiarkan. Mungkin saja mobil saya sudah pakai oli itu, kacau itu,” ujarnya dengan nada ge...

11 bulan yg lalu




![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)