10 bulan yg lalu

Tindik Anting Bayi: Waktu yang Tepat, Ciri Infeksi Berbahaya, Perawatan Sebelum dan Sesudah


Di era modern ini, tindik anting bayi cukup menuai sikap pro dan kontra para orang tua. Ada orang tua yang menginginkan anaknya ditindik sejak bayi. Beberapa orang tua memilih untuk tidak menindik kuping saat anaknya masih bayi.

Alasannya, tak lain karena tubuh anak adalah hak anak. Maka, mereka sendiri yang menentukan apakah dirinya mau Si Kecil mau ditindik atau tidak.

Namun, di Indonesia, masyarakat memandang bahwa bayi yang ditindik bertujuan sebagai identitas atau pengenal bahwa jenis kelamin bayi tersebut adalah perempuan, Bunda.

Menurut Bunda bagaimana dengan perihal tindik-menindik anting bayi ini? Apa pun itu keputusannya, sebagai orang tua, kita perlu paham dahulu tentang menindik anting bayi ini. Bagaimana perawatannya, apa yang harus dilakukan sebelum memutuskan untuk menindik anak, dan kenali juga ciri infeksinya.

Dalam artikel ini akan dibahas tentang tindik anting bayi, mulai dari kapan waktu yang tepat, ciri infeksi, hingga perawatannya.

Kapan waktu yang tepat untuk menindik telinga bayi?

Apakah ada waktu yang tepat untuk menindik telinga bayi? Jawaban singkatnya adalah tergantung keputusan orang tua dan diskusi dengan dokter, Bunda. Beberapa dokter menyarankan untuk menunggu hingga bayi menerima dua suntikan tetanus, yaitu sekitar usia empat bulan.

Namun, American Academy of Pediatrics (AAP) tidak memiliki pakem tentang kapan waktu yang tepat untuk menindik telinga. Meskipun AAP menyarankan untuk menunggu hingga anak cukup umur untuk melakukan perawatan pasca tindik sendiri, mereka tidak secara tegas melarang tindik bayi.

Bahkan, AAP mengakui bahwa tindik aman dilakukan pada usia berapa pun asalkan dilakukan dengan peralatan dan teknik yang steril. Selain itu, orang tua atau pengasuh lainnya harus konsisten dengan perawatan pasca ...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang