6 bulan yg lalu

Studi Terbaru Temukan Manfaat Bakteri Usus Baik pada Kehamilan, Dukung Pertumbuhan Janin


Jakarta -

Setiap manusia memiliki sejumlah bakteri usus 'baik' di dalam tubuhnya, Bunda. Bakteri baik ini bermanfaat untuk mendukung sistem pencernaan, yang pada akhirnya dapat menjaga daya tahan tubuh.

Studi terbaru kembali yang diterbitkan di Journal of Translational Medicine menemukan manfaat lain dari bakteri usus baik. Kali ini, manfaatnya dapat dirasakan ibu hamil dan janin di dalam kandungan.

Penelitian yang dipimpin oleh University of Cambridge ini telah menemukan bukti nyata pertama bahwa bakteri usus 'baik', yakni Bifidobacterium breve pada ibu hamil dapat mengatur produksi hormon plasenta yang penting untuk kehamilan sehat.

Bifidobacterium breve terdapat secara alami di dalam mikrobioma usus manusia. Namun pada ibu hamil, kadar bakteri 'baik' ini dapat berubah akibat stres atau obesitas.

Dalam studi ini, para peneliti membandingkan plasenta tikus yang tidak memiliki bakteri usus dengan plasenta yang memiliki Bifidobacterium breve di ususnya selama kehamilan. Hasilnya, subjek hamil tanpa Bifidobacterium breve di ususnya memiliki tingkat komplikasi yang lebih tinggi, termasuk hambatan pertumbuhan janin dan gula darah janin yang rendah, serta peningkatan angka kematian janin.

Bakteri usus ini tampaknya memainkan peran penting dalam mendorong plasenta untuk memproduksi hormon yang memungkinkan tubuh ibu mendukung kehamilannya. Temuan studi ini menjadi yang pertama di mana para ilmuwan menemukan hubungan antara mikrobioma usus dan plasenta.

Para peneliti mengatakan bahwa studi ini membuka jalan untuk menguji mikrobioma usus seorang perempuan guna mengidentifikasi komplikasi kehamilan, seperti diabetes gestasional, preeklamsia, atau keguguran dini. Studi juga dapat digunakan untuk memanipulasi komplikasi...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang