Denpasar, VIVA – Mengemudi adalah hak semua orang tanpa memandang gender. Laki-laki maupun perempuan memiliki kesempatan yang sama di jalan raya. Namun, ada beberapa hal yang harus lebih diperhatikan perempuan saat berkendara.
“Sejujurnya hak di jalan raya perempuan sama laki itu sama,” ujar Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, Rifat Sungkar, dikutip VIVA Otomotif di acara belum lama ini di Bali.
Pernyataan ini menegaskan bahwa tidak ada perbedaan aturan maupun hak antara keduanya. Meski begitu, ada tantangan khusus yang lebih sering dihadapi perempuan saat mengemudi.
Salah satu hal yang kerap terjadi adalah kurang sensitif dalam membaca kecepatan. Kadang mobil berjalan pelan di jalur cepat, atau justru terlalu ngebut di jalur lambat. Situasi semacam ini bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Mendingan tahu tata keramanya, pelan, tenang, laju,” jelas Rifat. Menurutnya, konsistensi lebih penting daripada sekadar cepat atau lambat. Dengan begitu, lalu lintas menjadi lebih aman dan tertib.
Selain itu, multitasking juga menjadi kebiasaan banyak perempuan ketika mengemudi. Mulai dari merias wajah, makan, hingga menerima telepon kerap dilakukan di balik kemudi. Hal ini membuat konsentrasi mudah terpecah.
“Sambil nyetir bisa da...

7 bulan yg lalu




![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)