10 bulan yg lalu

Protes di Los Angeles Masuki Hari Kelima, Jam Malam Diberlakukan Gara-Gara Penjarahan


Protes di Los Angeles Masuki Hari Kelima, Jam Malam Diberlakukan Gara-Gara Penjarahan

Kendaraan polisi dibakar demonstran pada protes di Los Angeles. (Foto: X)

LOS ANGELES – Protes anti-penggerebekan imigrasi di Los Angeles, Amerika Serikat (AS) pada Rabu, (11/6/2025) telah memasuki hari kelima dan belum ada tanda-tanda akan berakhir meski Presiden Donald Trump telah mengerahkan Marinir dan Garda Nasional ke kota tersebut. Sementara itu protes mulai menyebar, dengan beberapa kota lain di AS bersiap menghadapi situasi serupa.

Tindakan Trump dengan mengirim Garda Nasional dan Marinir untuk meredakan protes di Los Angeles telah memicu perdebatan nasional tentang penggunaan militer di tanah AS. Langkah ini memicu konflik besar antara Presiden Ke-47 AS itu dengan Gubernur California dari Partai Demokrat Gavin Newsom.

"Penyalahgunaan kekuasaan yang terang-terangan ini oleh presiden yang sedang menjabat mengobarkan situasi yang mudah meledak, membahayakan rakyat, petugas, dan bahkan Garda Nasional kita. Saat itulah spiral kemerosotan dimulai," kata Gubernur California Gavin Newsom dalam pidato video pada Selasa, (10/6/2025), sebagaimana dilansir Reuters.

"Dia (Trump) kembali memilih eskalasi. Dia memilih kekuatan yang lebih besar. Dia memilih sandiwara daripada keselamatan publik. ... Demokrasi sedang diserang."

Newsom, yang secara luas dianggap tengah mempersiapkan diri untuk pencalonan presiden pada tahun 2028, dan negara bagian California menggugat Trump dan Departemen Pertahanan pada Senin, (9/6/2025) dengan t...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang