Liputan6.com, Beijing - Kisah perjuangan seorang wanita difabel asal Changsha, Provinsi Hunan, China, tengah menjadi sorotan dan menuai pujian di media sosial.
Meski lumpuh dan harus menggunakan kursi roda sejak 2018 akibat kecelakaan, Tang Manxia (42) tetap bekerja keras demi menghidupi diri sendiri dan membantu orang lain—dengan cara yang tak biasa: mengoperasikan mesin jahit menggunakan perutnya.
Tang mendapat julukan “kakak penjahit perut” dari warganet berkat metode unik yang ia kembangkan sendiri.
Sejak mengalami kelumpuhan, ia sempat menjalani dua tahun dalam kondisi terbaring di tempat tidur dan mengalami keterpurukan mental. Namun, dorongan dari seorang teman membantunya bangkit dari masa kelam itu.
"Teman saya mengatakan bahwa saya tidak boleh terus terjebak dalam dunia saya sendiri. Dia bilang meskipun kaki saya tak lagi berfungsi, otak saya masih bekerja," tutur Tang mengenang masa-masa sulitnya, seperti mengutip SCMP, Senin (5/5/2025).
Bersama temannya, Tang mendirikan sebuah pabrik selimut. Ia bertanggung jawab atas proses desain, namun juga harus menjahit sendiri beberapa produk. Karena tidak ada mesin jahit yang dirancang khusus untuk penyandang disabilitas, Tang pun menemukan cara kreatif untuk tetap bekerja.
Ia melilitkan cincin besi di perutnya, yang kemudian dihubungkan ke pedal mesin jahit. Dengan kekuatan tubuh bagian atas dan gerakan punggung yang maju-mundur seperti boneka tumbler, Tang berhasil mengoperasikan mesin tersebut.
"Setelah latihan selama tiga bulan, saya bisa menjahit secepat orang-orang yang menggunakan kaki," jelas Tang.

11 bulan yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)