Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang pria diduga sebagai pelaku penembakan dua tentara Garda Nasional di dekat Gedung Putih Amerika Serikat (AS), Rabu waktu setempat. Ia adalah warga negara Afghanistan yang pernah bertugas bersama pasukan Amerika di Kabul.
New York Times, CBS, NBC melaporkan, Rahmanullah Lakanwal, 29, melepaskan tembakan dan melukai tentara yang berpatroli pada Rabu sore. Ia kemudian ditembak dan dirawat di rumah sakit.
Meski begitu, mengutip AFP kepala keamanan AS Kristi Noem enggan menyebut nama. Ia hanya mengatakan di media sosial bahwa tersangka adalah salah satu dari banyak orang yang dibebaskan bersyarat massal tanpa pemeriksaan di Amerika Serikat dalam "Operasi Allies Welcome".
Operasi Allies Welcome adalah program yang diluncurkan oleh mantan presiden Joe Biden, yang menawarkan kesempatan bagi warga Afghanistan yang rentan, termasuk mereka yang bertugas bersama pasukan AS, untuk menetap di Amerika setelah kembalinya pemerintahan Taliban. NBC mengutip seorang kerabat tersangka, yang mengatakan Lakanwal tiba di AS pada September 2021 setelah bertugas di militer Afghanistan selama 10 tahun bersama Pasukan Khusus Amerika, yang sebagian besar bermarkas di Kandahar.


6 bulan yg lalu




![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)