Jumat, 16 Mei 2025 - 06:12 WIB
Jakarta, VIVA – Parama Hansa Abhipraya—atau yang akrab disapa Rama—menunjukkan bahwa prestasi tak harus membuat seseorang lupa akar dan empati. Di usianya yang masih belia, ia telah menorehkan prestasi gemilang sebagai World Star Champion dalam ajang kompetisi matematika internasional, mengalahkan ratusan peserta dari berbagai negara. Namun alih-alih larut dalam popularitas, Rama memilih melakukan hal yang tak biasa: mendatangi kolong jembatan tempat berdirinya Rumah Belajar Merah Putih dan berbagi ilmu secara langsung.
Didampingi oleh para relawan dari World Youth Action, Rama datang bukan sebagai bintang tamu atau simbol penghargaan, melainkan sebagai teman belajar. Ia duduk bersama anak-anak di sana, memperkenalkan permainan logika sederhana, mengajarkan konsep matematika dengan cara menyenangkan, dan sesekali mencairkan suasana lewat tebak-tebakan lucu. Momen tersebut seakan meniadakan sekat antara “anak jenius kelas dunia” dan “anak-anak kolong jembatan”. Mereka belajar dan tertawa bersama, dalam suasana yang hangat dan penuh semangat.
Menurut Nova, Koordinator Program dari World Youth Action, kehadiran Rama dalam kegiatan ini bukan hany...

10 bulan yg lalu




![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)