4 bulan yg lalu

Munas MUI ke-11, Algoritma dan AI Disebut Jadi Tantangan Ulama


Hidayatullah.com – Ketika anak muda Indonesia kini lebih memilih bertanya soal agama kepada AI ketimbang ulama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sadar bahwa otoritas keagamaan sedang diuji. Hal tersebut disampaikan Ketua Steering Committee Musyawarah Nasional (Munas) XI MUI, KH Masduki Baidlowi saat pembukaan Munas MUI di Ancol, Jakarta Utara, pada 20-23 November 2025.

Kiai Masduki mengatakan bahwa sekarang adalah 50 tahun pertama MUI, selanjutnya MUI akan menapak ke depan untuk 50 tahun yang akan datang. Ada beberapa pokok-pokok pikiran khusus yang dibahas dalam Munas kali ini.

“Salah satunya yang menjadi tantangan Majelis Ulama Indonesia adalah tantangan buat para ulama dan para ustadz-ustadz semua, yaitu bahwa otoritas para ulama, otoritas majelis ulama, dan para pimpinan-pimpinan ormas semuanya itu sekarang sedang terancam oleh algoritma, oleh AI, oleh media sosial,” kata Kiai Masduki di Ancol, Kamis (20/11/2025)

Ia mengungkapkan, masyarakat sekarang khususnya anak-anak muda yang menjadi struktur bangunan masyarakat Indonesia seperti Gen Z, Gen X dan generasi alpha, semuanya kalau bertanya soal agama tidak lagi bertanya ke MUI. Tapi bertanya ke AI. Semuanya hasil survei menunjukan fakta seperti itu.

Maka, MUI harus merumuskan untuk menghadapi tantangan tersebut. Para ulama bersama-sama harus merumuskan bagaimana cara untuk menghadapi tantangan zaman.

Kiai Masduki juga melaporkan bahwa Munas XI MUI akan berlangsung dari 20-23 November 2025. Ada sekitar 400 lebih peserta yang datang dari berbagai wilayah.

“Salah satu agendanya yang juga penting (dalam Munas MUI ini) adalah pemilihan pemimpin baru Majelis Ulama Indonesia,” ujarnya.

Kiai Masduki menerangkan alasan tidak ramai pemberitaan soal pemilihan Ketua Umum MUI, karena yang ditonjolkan adalah gagasan-gagasan MUI untuk kepentingan umat. Sebab MUI lebih mengedepankan keharmonian.

Menurutnya, MUI lebih mengedepankan pemilihan yang berdasarkan Ahlul halli wal aqdi.

“Sebuah sistem pemilihan yang diambil ketika Rasulullah SAW wafat dan kemudian pemilihannya adalah Ahlul halli wal aqdi yang kalau bahasa sekarang ini adalah formatur,” ujarnya.

Kiai Masduki berharap Munas XI MUI akan berlangsung damai dan tidak ada masalah apapun. Untuk diketahui, Munas XI MUI mengusung tema “Meneguhkan Peran Ulama Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa dan Keseja...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang