Hidayatullah.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Anwar Iskandar menekankan pentingnya ulama, intelektual dan cendekiawan memiliki tanggung jawab langsung untuk meneguhkan kemandirian politik, ekonomi, budaya, dan kesejahteraan rakyat.
Hal demikian disampaikan Kiai Anwar Iskandar dalam sambutannya, di Musyawarah Nasional (Munas) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengangkat tema “Meneguhkan Peran Ulama Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa dan Kesejahteraan Rakyat” yang digelar di Ancol pada 20-23 November 2025.
Kiai Anwar berpandangan di tengah masih kuatnya ketergantungan Indonesia pada banyak negara, kemandirian bangsa tidak serta merta menjadi tanggung jawab pemerintah dan negara. Tetapi juga harus ditanamkan dalam jiwa semua orang ulama, intelektual dan cendekiawan harus merasa bertanggung jawab untuk membawa bangsa ini menjadi mandiri.
“Mandiri di bidang politik, mandiri di bidang ekonomi, mandiri di bidang budaya dan mandiri dalam segalanya, kalau itu sudah terjadi, baru itulah sebenar-benarnya merdeka,” ujar Kiai Anwar di pembukaan, Munas MUI ke-11 yang berlangsung di Mercure Convention Center Ancol, Kamis (20/11/2025).
Ia menegaskan bahwa ulama perlu mengambil peran agar negara dan bangsa ini benar-benar menjadi negara mandiri. Karena memang dirasakan dan dilihat, itu semuanya belum menjadi kenyataan bahwa Indonesia menjadi mandiri. Masih banyak ketergantungan Indonesia dalam banyak aspek terhadap negara lain.
Walaupun memang tidak bisa sebuah negara hidup sendirian tanpa hubungan dengan negara lain. Ekosistem semuanya menuntut untuk sebuah negara tidak hidup sendirian. Kiai Anwar menambahkan bahwa MUI ingin melahirkan sebuah keputusan dalam Munas XI, yakni rumusan-rumusan yang mengarah kepada kesejahteraan rakyat.
“Kesejahteraan rakyat menjadi bagian penting bagi kita semuanya, bagi bangsa Indonesia, khususnya umat Islam,” ujarnya.
Kiai Anwar menegaskan, tidak mungkin kesejahteraan rakyat terjadi kalau sesama anak bangsa tidak melakukan sinergitas. Kekuatan-kekuatan yang memiliki potensi untuk membawa umat Islam khususnya dan rakyat Indonesia sejahtera lahir dan batin, harus bersinergi agar kesejahteraan rakyat terwujud.
Dalam pembukaan ini dihadiri oleh sejumlah menteri dan tokoh, diantaranya, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifa...

4 bulan yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)