5 bulan yg lalu

Mengenal tiga jenis satwa sebagai Satwa Nasional Indonesia


Jakarta (ANTARA) - Sejak tahun 1993, Indonesia telah memiliki tiga satwa yang ditetapkan sebagai simbol kebanggaan bangsa, sekaligus menjadi perwakilan satwa yang hidup di darat, air, dan udara

Ketiga satwa ini memiliki keunikan atau sifat khasnya tersendiri, baik itu karena kelangkaannya, eksistensinya yang hanya dapat ditemui di Indonesia, ataupun latar belakang budayanya.

Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional, satwa yang dipilih yakni komodo sebagai satwa nasional, ikan siluk merah sebagai satwa pesona, dan elang jawa sebagai satwa langka.

1. Komodo sebagai satwa nasional

Komodo (Varanus komodoensis) adalah jenis kadal terbesar di dunia dan hanya dapat ditemukan di Indonesia.

Satwa purba ini hanya hidup di beberapa tempat, yakni di Taman Nasional Komodo, Pulau Longos, dan sebagian lembah di wilayah Pulau Flores.

Selain itu, komodo bisa dikunjungi secara terbuka di Resort Loh Buaya (Pulau Rinca), Resort Padar Selatan (Pulau Padar), ataupun Resort Loh Liang (Pulau Komodo).

Komodo memiliki panjang tubuh rata-rata 2–3 meter dengan berat mencapai 70 kilogram, sehingga hanya mampu bergerak lamban sekitar 8-10 km/jam. Namun, ketika ia merasa sedang terancam bisa berlari hingga 18 km/jam.

Karena memiliki perilaku yang agresif, reptil ini sering dijuluki “Komodo Dragon” atau naga dari Timur.

Komodo menjadi satu-satunya spesies kadal raksasa yang masih bertahan sejak zaman prasejarah, dan diperkirakan telah hidup sekitar 30 juta tahun lalu.

Fosil-fosil yang ditemukan memperkuat teori bahwa satwa ini merupakan peninggalan dari masa purba yang berhasil beradaptasi hingga saat ini.

Komodo memiliki indra penciuman yang tajam, sehingga dapat mencium bau bangkai hingga radius 11 kilometer. Selain itu,...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang