11 bulan yg lalu

Mengenal Operasi Kereta Perang Gideon, Upaya Terbaru Israel Menguasai Gaza


Nama Kereta Perang Gideon membawa makna simbolis yang kuat dalam wacana politik dan militer Israel. "Gideon" merujuk pada tokoh dalam Alkitab yang memimpin pasukan kecil untuk menghancurkan bangsa Midian.

Nama ini dipandang oleh para kritikus sebagai cara untuk membingkai serangan dalam konteks penaklukan religius.

Kata Merkavot, yang berarti kereta perang, memperdalam simbolisme ini. Istilah tersebut membangkitkan citra perang dalam Alkitab, sekaligus merujuk pada tank Merkava milik Israel yang dikenal luas karena peran destruktifnya di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.

Kombinasi dua elemen ini mengikat narasi misi keagamaan dengan perang mekanis.

Beberapa pihak di Israel bahkan mengejek nama tersebut, dengan menyiratkan bahwa nama itu mungkin merupakan penghormatan kepada Menteri Luar Negeri Gideon Saar.

Menurut media Israel, Ynet, dalam pembahasan kabinet mengenai nama untuk serangan tersebut, seorang menteri sempat bergurau bahwa nama yang dipilih seharusnya adalah, "Biarkan aku mati bersama orang Filistin" – sebuah referensi kepada penduduk kuno Gaza, yaitu orang Filistin, yang menjadi asal usul penamaan Palestina.

Namun, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dilaporkan menolak usulan itu.

"Tidak. Kita tidak ingin mati bersama mereka. Kita ingin mereka mati sendirian," kata Netanyahu menurut laporan itu.

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang