6 bulan yg lalu

Mengenal Global Sumud Flotilla, armada solidaritas untuk Gaza


Jakarta (ANTARA) - Di tengah sorotan dunia terhadap berbagai krisis kemanusiaan, lahirlah sebuah gerakan solidaritas yang mencuri perhatian, yakni, Global Sumud Flotilla. Konvoi kapal ini disebut sebagai yang terbesar dalam sejarah, bukan hanya karena jumlahnya yang banyak, tapi juga karena semangat persatuan yang dikandung-nya.

Berlayar membawa misi kemanusiaan lintas bangsa, gerakan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian tak mengenal batas wilayah maupun perbedaan latar belakang. Lantas apa itu Global Sumud Flotilla? Simak penjelasan-nya berikut ini, berdasarkan informasi yang telah dihimpun dari berbagai sumber.

Mengenal Global Sumud Flotilla

Global Sumud Flotilla merupakan gerakan solidaritas internasional yang diwujudkan melalui konvoi damai, diikuti oleh para aktivis kemanusiaan dari berbagai penjuru dunia, termasuk tokoh lingkungan Greta Thunberg.

Aksi ini menghimpun dukungan dari koalisi 44 negara dengan tujuan menembus blokade Gaza, menyuarakan pesan persatuan global, sekaligus membawa bantuan nyata bagi masyarakat Palestina.

Kata "sumud" dalam bahasa Arab melambangkan keteguhan, kesabaran, serta ketegaran nilai yang menggambarkan sikap jutaan orang yang menolak pasrah melihat penderitaan di Gaza terus berlanjut.

Di kawasan Asia, gerakan ini dikenal dengan sebutan Sumud Nusantara, yang melibatkan jaringan organisasi kemanusiaan dari sembilan negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Filipina, Maladewa, Bangladesh, Bhutan, Thailand, Sri Lanka, dan Pakistan. Mereka bersama-sama mengirimkan relawan serta logistik ke titik keberangkatan utama.

Baca juga: Global Sumud Flotilla berlayar dekati Gaza untuk dobrak blokade Israel

Tujuan Global Sumud Flotilla

Aksi kemanusiaan ini memiliki misi utama: menuntut diakhiri-nya pengepungan serta pendudukan ilegal Israel di Gaza yang sudah berlangsung hampir dua dekade. Selain itu, gerakan ini juga menekankan pentingnya perlindungan bagi warga sipil serta penegakan hukum internasional yang selama ini kerap diabaikan.

Dalam aksi kemanusiaan ini beberapa kapal akan diberangkatkan dari berbagai pelabuhan dunia. Sebuah kapal lebih dulu lepas dari Barcelona, disusul armada lain ya...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang