TRIBUNHEALTH.COM - Gadget menjadi salah satu hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan modern, namun mengapa justru sangat tidak disarankan untuk anak?
Ayah dan Bunda mungkin sudah sering mendengar bahwa bayi disarankan untuk tidak screen time sama sekali.
Screen time sendiri merupakan istilah populer untuk menggambarkan aktivitas penggunaan gawai seperti HP, komputer, TV, atau yang lainnya.
Lantas apakah membatasi screen time pada anak justru tidak membuat mereka menjadi kurang update (kudet) dan ketinggalan zaman?
Berikut ini penjelasan lengkapnya, dihimpun TribunHealth.com dari berbagai sumber.
Pedoman penggunaan gadget
ilustrasi anak yang bermain gadget (grid.id)
Penggunaan gadget sebaiknya disesuaikan dengan usia anak sehingga mendukung tumbuh kembangnya.
American Academy of Child and Adolescent Psychiatry memang tidak merekomendasikan screen time pada bayi 0-2 tahun.
Kalaupun screen time, itu hanya untuk video call dengan keluarga inti saja.
Berikut ini panduan lengkapnya setiap usia.
- Untuk balita (0‑2 tahun): sangat dibatasi, hanya video‑chat dengan orang tua yang direkomendasikan.
- Usia 2‑5 tahun: durasi sangat terbatas (misalnya sekitar 1 jam per hari), dan sebaiknya didampingi orang tua saat menonton atau menggunakan perangkat.
- Usia 6 tahun ke atas: bukan hanya durasi yang penting, tapi kualitas konten, konteks penggunaan, dan pengawasan orang tua.
Baca juga: 5 Dampak Buruk Membiasakan Anak Makan Sambil Nonton Gadget
Risiko di balik screen time
Pembatasan scree...






![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)