6 bulan yg lalu

Kisah Perjalanan Menyusui Gritte Agatha, Disiplin Pumping Bun


Jakarta -

Menjadi ibu baru adalah pengalaman penuh warna bagi aktris Gritte Agatha. Di balik senyumnya yang ceria, ternyata ada kisah perjuangan luar biasa dalam memberikan ASI untuk putri pertamanya Agatha Hidayat. 

Melalui unggahan di media sosial, Gritte Agatha membagikan pengalaman pribadinya yang ia sebut sebagai My Pumping Journey: More than Just a Schedule yakni perjalanan menyusui yang bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk dedikasi, cinta, dan disiplin tinggi.

Pada masa awal setelah melahirkan, Gritte Agatha menjalani jadwal pumping yang sangat ketat, yakni 8 kali sehari selama 20 menit setiap sesi. Jadwalnya pun sangat teratur, pukul 02.00, 05.00, 08.00, 11.00, 14.00, 17.00, 20.00, dan 23.00.

Lalu pada usia 8–24 minggu, produksi ASI meningkat. Gritte Agatha mulai menyesuaikan ritme tubuhnya dengan jadwal pumping 6 kali sehari, masing-masing selama 30 menit. Mulai pukul 01.00, 05.00, 09.00, 13.00, 17.00, dan 21.00. Hasilnya cukup luar biasa, produksi ASI-nya mencapai 1100–1300 ml per hari.

Masuk ke minggu 25-36 minggu, Gritte Agatha mengatakan mulai bisa tidur lebih panjang. Pada fase ini, Gritte mengurangi jadwal pumping menjadi 5 kali sehari, di jam 05.00, 09.00, 13.00, 17.00, dan 21.00 dengan durasi 30 menit. Produksi ASI pun tetap stabil di angka 1.000–1.200 ml per hari.

Kemudian pada minggu ke 37-41, power pumping dan efisiensi waktu pada di fase ini, Gritte menemukan cara baru untuk tetap menjaga produksi tanpa harus pumping terlalu sering. Ia hanya 4 kali pumping per hari, namun dengan satu sesi power pumping selama 1 jam di pukul 05.00, disusul 30 menit di jam 11.00, 16.00, dan 21.00. Produksi ASI-nya tetap mengesankan, sekitar 1000–1150 ml per hari.

Terakhir pada 42 minggu hingga sekarang, Gri...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang