11 bulan yg lalu

Kemenekraf Luncurkan Ekraf Hub, Platform Benahi Data hingga Wadahi Pengembangan Ekosistem


Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) baru saja meluncurkan Ekraf Hub. Platform itu digadang-gadang tak hanya berfungsi menjadi database, tetapi juga mewadahi 17 subsektor ekonomi kreatif (ekraf) agar bisa berkembang optimal dan berkontribusi pada perekonomian negara.

Meski BPS rutin mengeluarkan data, Kemenekraf menilai pihaknya perlu memiliki data yang lebih valid dan terkoordinir di satu platform. Selama ini, data yang berkelanjutan menjadi tantangan utama di kementerian yang baru berumur setahun itu. Lewat Ekraf Hub, diharapkan data yang terkumpul bisa memberi gambaran yang lebih komprehensif tentang industri ekraf dalam negeri.

"Kalau ditanya pelaku ekraf berapa sih, ininya berapa, subsektornya berapa, ada kesulitan dari pusat datanya. Akhirnya, yuk biar satu pintu platformnya dibuat," kata Reslyana Dwitasari, Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenekraf, ditemui di Jakarta, Kamis, 9 Oktober 2025.

Menteri Ekraf Teuku Rifky Harsya menjelaskan bahwa pengumpulan data dimulai dari pendaftaran mereka yang terlibat dalam ekosistem ekraf via hub.ekraf.go.id.

"Pada proses awal pendaftaran, dapat mengisi biodata diri masing-masing pegiat ekraf, kemudian dilanjutkan dengan memilih role user," katanya. Ia mengatakan ada empat role user yang bisa dipilih, yakni pemilik usaha, pekerja kreatif, asosiasi, dan umum.

Lewat Kurasi

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang