11 bulan yg lalu

Israel Kerahkan Pasukan Cadangan untuk Perluasan Serangan di Gaza


Liputan6.com, Gaza - Militer Israel mulai memanggil puluhan ribu pasukan cadangan untuk "meningkatkan dan memperluas" operasi mereka di Jalur Gaza.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan mereka sedang meningkatkan tekanan dengan tujuan mengembalikan para sandera yang ditahan di Jalur Gaza dan mengalahkan militan Hamas.

Namun, para kritikus mengatakan bahwa serangan militer terbaru — yang diluncurkan setelah gencatan senjata gagal diperpanjang — belum berhasil menjamin pembebasan para sandera. Mereka juga mempertanyakan tujuan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam konflik ini.

Dalam rencananya, militer Israel menyebutkan akan beroperasi di wilayah-wilayah baru dan menghancurkan seluruh infrastruktur baik di atas maupun di bawah tanah.

Media Israel melaporkan bahwa kabinet keamanan Israel telah menyetujui rencana perluasan operasi militer di Jalur Gaza. Namun, laporan menyebutkan bahwa perluasan ini kemungkinan tidak akan dilakukan hingga kunjungan Presiden Donald Trump ke kawasan tersebut minggu depan. Demikian seperti dilansir BBC.

Negosiasi internasional sejauh ini belum berhasil mencapai untuk gencatan senjata baru dan membebaskan 59 sandera yang masih ditahan oleh Hamas — 24 di antaranya diyakini masih hidup.

Sejak Israel melanjutkan ofensif militernya pada 18 Maret 2025, setelah dua bulan gencatan senjata dengan Hamas berakhir, belum ada satu pun sandera Israel yang dibebaskan.

Israel sejak saat itu telah merebut banyak wilayah di Jalur Gaza, memaksa ratusan ribu warga Palestina mengungsi sekali lagi.

Strategi tekanan kepada Hamas yang dilakukan Israel termasuk blokade bantuan kemanusiaan yang telah berlangsung lebih dari dua bulan.

Lembaga-lembaga kemanusiaan telah melaporkan kekurangan parah makanan, air, dan obat-obatan, dan menyebut kebijakan ini sebagai bentuk kelaparan massal yang bisa dikategorikan sebagai kejahatan perang — tuduhan yang ditolak oleh Israel.

Ofensif yang diperluas ...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang