Liputan6.com, Teheran - Iran pada Minggu (22/6/2025) mengancam akan menyerang pangkalan-pangkalan milik Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah, menyusul serangan udara besar-besaran yang menurut AS telah menghancurkan program nuklir Iran, meskipun sejumlah pejabat memperingatkan bahwa tingkat kerusakan masih belum sepenuhnya jelas.
Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei, Ali Akbar Velayati, menyatakan bahwa pangkalan-pangkalan yang digunakan oleh pasukan AS bisa menjadi sasaran balasan.
"Negara mana pun di kawasan maupun di tempat lain yang digunakan oleh pasukan AS untuk menyerang Iran akan dianggap sebagai target sah bagi angkatan bersenjata kami," kata dia dalam pernyataan yang disampaikan oleh kantor berita resmi IRNA.
"AS telah menyerang jantung dunia Islam dan harus menunggu konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki."
Presiden Donald Trump menyerukan kepada Iran untuk mengakhiri konflik setelah dirinya memerintahkan serangan mendadak terhadap situs pengayaan uranium bawah tanah utama di Fordo, serta fasilitas nuklir di Isfahan dan Natanz.
"Kami meraih keberhasilan militer yang luar biasa kemarin, mengambil 'bom' dari tangan mereka (dan mereka pasti akan menggunakannya jika bisa!)," tulis Trump di akun media sosialnya di Truth Social.

9 bulan yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)