11 bulan yg lalu

Inovatif! Kulit Pisang Kepok Diolah Mahasiswa IPB Jadi Gel untuk Tangani Luka Bakar


Liputan6.com, Jakarta Lebih dari 11 juta orang mengalami luka bakar setiap tahunnya dan 90 persen di antaranya terjadi di negara berpenghasilan menengah ke bawah.

Data ini diungkap oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan menjadi pengingat bahwa luka bakar masih menjadi masalah serius. Luka bakar derajat II merupakan kasus yang paling banyak ditemui, mencapai 85 persen dari total kasus. Dan berisiko tinggi menyebabkan infeksi yang dapat berkembang menjadi sepsis jika tidak ditangani dengan baik.

Menjawab tantangan tersebut, tim mahasiswa IPB University yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) menghadirkan inovasi berupa hidrogel luka bakar 3-in-1 dengan manfaat antibakteri, antiinflamasi, dan perangsang regenerasi jaringan kulit.

Tim peneliti terdiri atas Darma Aji Nugraha, Muhammad Anwar Taufik, Say Qanaah Garda Mudi II, Jason Raditya Santosa, dan Revia Syafutri. Penelitian ini dibimbing oleh Dr Diah Nugrahani Pristihadi, dosen Sekolah Kedokteran dan Biomedis IPB University.

Ketua tim, Darma Aji Nugraha, menjelaskan produk ini diformulasikan dari bahan alami lokal Indonesia, yaitu kulit pisang kepok (Musa paradisiaca), bunga telang (Clitoria ternatea L.), dan lidah buaya (Aloe vera).

“Setiap bahan memiliki peran penting. Kulit pisang mengandung flavonoid dan trigonelin yang berfungsi sebagai antiinflamasi untuk mengurangi peradangan. Bunga telang kaya akan flavonoid, antosianin, dan saponin yang berpotensi sebagai antibakteri dan mencegah pembentukan biofilm penyebab infeksi,” ucpanya mengutip ipb.ac.id, Minggu (19/10/2025).

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang