8 bulan yg lalu

Indonesia Mau Garap Proyek Mobil Nasional, Target Rampung 3 Tahun Lagi


Indonesia Mau Garap Proyek Mobil Nasional, Target Rampung 3 Tahun Lagi


Pemerintah Indonesia tengah mencanangkan terobosan besar dalam industri otomotif Tanah Air. 

Presiden Prabowo dalam pidatonya di Istana Negara, Selasa (21/10/2025), menyatakan target ambisius untuk menghadirkan mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun ke depan. 

“Saudara-saudara belum merupakan prestasi tapi sudah kita mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun yang akan datang,” kata Presiden.

Saat ini, tim pengembang dikabarkan tengah bekerja keras untuk mewujudkan visi tersebut. Sebagai fondasi awal, pemerintah telah berhasil memproduksi kendaraan jenis jip taktis ringan Maung hasil karya PT Pindad, yang kini digunakan secara bangga oleh pejabat dan perwira TNI. 

Presiden menegaskan kebanggaan menggunakan produk dalam negeri ini dengan menyatakan, “Komandan pasukan kita, kalai naik kendaraan pimpin pasukan dia bangga dia pakai jip buatan Indonesia.”

Kementerian Keuangan Siapkan Anggaran

Merespons instruksi presiden, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kesiapan pemerintah untuk mengalokasikan anggaran guna mendukung proyek strategis nasional ini. 

Namun, realisasi anggaran pengadaan kendaraan dinas Maung untuk para menteri dan wakil menteri masih menunggu kesiapan kapasitas industri. 

“Tahun ini harusnya ada (anggaran), tapi rupanya kapasitasnya (PT Pindad) belum cukup. Jadi, (anggaran) dibalikkan tahun ini,” ujar Purbaya, dikutip dari Antara.

Pernyataan ini mengindikasikan adanya komunikasi yang intensif antara pemerintah dan industri untuk memastikan kelancaran program. 

Purbaya menambahkan, “Tergantung industrinya. Kalau saya kan targetkan uangnya ada. Nanti kalau saya masuk ke industri, dibilang ikut campur. Tapi kami siap.”

Memacu Industri Dalam Negeri

Kebijakan untuk mewajibkan penggunaan mobil buatan Indonesia di lingkungan pemerintahan dan militer mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua DPR RI Dede Yusuf. 

Ia menilai langkah ini memang perlu “dipaksakan” sebagai bentuk leadership example dari para pejabat negara. Dede menganalogikan kebijakan ini dengan suksesnya pengembangan b...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang


Warning: Unknown: Write failed: Disk quota exceeded (122) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/home/gfrlsiym/rileks.my.id/src/var/sessions) in Unknown on line 0