11 bulan yg lalu

Ilmuwan Temukan Galaksi Monster Merah yang Patahkan Semua Teori Sains


Liputan6.com, Jakarta - Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) mengirimkan citra dari alam semesta awal. Para astronom mengira akan menemukan galaksi-galaksi muda dan samar, namun yang mereka lihat jauh melampaui ekspektasi.

Melansir laman Earth pada Selasa (06/05/2025), teleskop luar angkasa James Webb menemukan tiga galaksi masif, terang, dan penuh debu. Tiga galaksi ini dijuluki “red monsters” atau “monster merah”.

Penamaan ini merujuk pada penampakan warna kemerahan mereka dalam pandangan inframerah teleskop James Webb. Hal ini disebabkan banyaknya debu kosmik yang menyerap cahaya tampak dan ultraviolet, menjadikan mereka tak terdeteksi oleh teleskop generasi sebelumnya.

Menariknya, galaksi-galaksi ini mulai bersinar hanya sekitar 500 juta hingga satu miliar tahun setelah Big Bang. Periode yang oleh kosmolog disebut sebagai "fajar kosmik".

Penemuan ini mengguncang dasar-dasar teori pembentukan galaksi dan memaksa ilmuwan untuk mempertimbangkan ulang model evolusi kosmos yang selama ini diandalkan. Model kosmologi standar saat ini, Lambda Cold Dark Matter (ΛCDM), memprediksi bahwa galaksi tumbuh perlahan-lahan dari struktur kecil ke besar melalui penggabungan dan pembentukan bintang secara bertahap.

Dalam kerangka ini, galaksi seukuran Bima Sakti baru akan terbentuk beberapa miliar tahun setelah alam semesta lahir. Namun, melalui survei FRESCO (First Reionization Epoch Spectroscopic Complete Survey) yang dilakukan oleh JWST, para peneliti mengamati 36 galaksi tertutup debu.

Sebagian besar cocok dengan prediksi model ΛCDM, tapi tiga di antaranya yakni galaksi monster merah, menyimpang jauh. Mereka masing-masing memiliki massa bintang lebih dari 100 miliar kali massa matahari.

Setara Galaksi Dewasa

Sebagai perbandingan, ini setara dengan massa galaksi dewasa, padahal usia semesta saat itu baru sekitar 5-10 persen dari usia sekarang. Tidak hanya besar, red monsters ini juga menunjukkan efisiensi pembentukan bintang yang mencolok.

Sementara galaksi biasanya hanya mampu mengubah ...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang