PT Hutama Karya (Persero) masih menunggu arahan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara soal penggabungan usaha BUMN Karya.
29 November 2025 | 21.00 WIB
PT Hutama Karya (Persero) masih menunggu arahan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara soal penggabungan usaha Badan Usaha Milik Negara Karya.
“Sejauh ini kami hanya terus melakukan konsolidasi,” kata EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah kepada awak media di Jakarta, Jumat, 29 November 2025.
Ada tujuh BUMN Karya yang bakal digabung. Mereka adalah PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT PP (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Brantas Abipraya (Persero), dan PT Nindya Karya (Persero).
Selain itu, Mardiansyah mengatakan perseroannya belum mengetahui proses ini membutuhkan waktu berapa lama. Dia mengatakan Hutama Karya menunggu arahan dari Danantara.
Adapun Direktur Utama PT PP Properti Tbk (PPRO) Dyah Rahadyannie me...






![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)