10 bulan yg lalu

Buntut Krisis Kemanusiaan Gaza: Inggris Tangguhkan Negosiasi Dagang dengan Israel, Panggil Dubesnya, dan Sanksi Pemukim Yahudi


Liputan6.com, London - Inggris menangguhkan perundingan dagang dengan Israel, memanggil duta besar negara itu, dan menjatuhkan sanksi baru terhadap para pemukim di Tepi Barat yang diduduki Israel. Menteri Luar Negeri David Lammy menyebut eskalasi militer di Gaza sebagai sesuatu yang "secara moral tak bisa dibenarkan".

Di Dewan Rakyat, terdengar teriakan "memalukan" dari para anggota parlemen saat Lammy membeberkan pernyataan seorang menteri Israel yang menyebut operasi terbaru mereka bertujuan "membersihkan Gaza", "menghancurkan apa yang tersisa", dan merelokasi warga Palestina "ke negara ketiga".

"Kita harus menyebut ini apa adanya," kata Lammy kepada parlemen seperti dikutip dari BBC. "Ini adalah ekstremisme, ini berbahaya, ini menjijikkan, ini monster, dan saya mengutuknya sekeras mungkin."

Lammy mengatakan Israel telah menjadi korban serangan keji pada 7 Oktober 2023 dan Inggris selalu mendukung hak negara tersebut untuk membela diri. Namun, menurutnya, pemerintah Israel telah menempuh jalan yang "secara moral tidak dapat dibenarkan" dan "sama sekali kontraproduktif", yang tidak akan berhasil membawa para sandera pulang dengan selamat.

Sebaliknya, Lammy menuduh pemerintahan yang dipimpin Benjamin Netanyahu telah "mengisolasi Israel dari teman-teman dan mitra-mitranya di seluruh dunia", dan mengumumkan bahwa negosiasi perjanjian perdagangan bebas telah ditangguhkan.

Menteri Timur Tengah Inggris Hamish Falconer menyampaikan kepada Duta Besar Israel Tzipi Hotovely bahwa Inggris tidak akan "berdiam diri" melihat peningkatan operasi militer Israel di Gaza.

"Hari ini saya memanggil Duta Besar Israel ke FCDO," kata Falconer dalam unggahan di platform media sosial X, merujuk pada Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan.

"Saya menegaskan penolakan Inggris terhadap operasi militer yang diperluas di Gaza dan meningkatnya kekerasan serta intimidasi oleh para pemukim Israel terhadap komunitas Palestina di Tepi Barat."

"Inggris tidak akan tinggal diam ...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang