1 tahun yg lalu

Bocor, Captain America 4 Alami Produksi Penuh Drama?


Produksi Captain America: Brave New World tampaknya mengalami banyak tantangan. Menurut laporan terbaru, film ini harus menjalani syuting ulang yang mahal, mendapatkan respons kurang baik dalam uji tayang, serta menghadapi dinamika di lokasi syuting yang disebut penuh ketegangan. Bahkan, dilansir dari comicbook.com, seorang anggota kru menggambarkan produksi film ini sebagai pengalaman yang “tegang” dan hingga adanya “ego A-list” dan perilaku diva di lokasi syuting.

Dengan anggaran sekitar $180 juta, film ini awalnya direncanakan berjalan lancar. Namun, setelah menyelesaikan syuting utama pada awal 2023, Marvel memutuskan untuk melakukan syuting ulang selama 22 hari di Atlanta. Salah satu perubahan terbesar adalah penambahan aktor Giancarlo Esposito sebagai Sidewinder, sementara karakter Serpent Society yang diperankan oleh Seth Rollins dan Rosa Salazar dihapus dari cerita. Film yang awalnya dijadwalkan tayang pada Juli 2024 ini akhirnya diundur ke Februari 2025 karena berbagai kendala selama pascaproduksi, termasuk dampak dari pemogokan penulis dan aktor sepanjang 2023.

Harrison Ford, yang memerankan Thaddeus Ross/Red Hulk, disebut sebagai salah satu faktor yang membuat suasana di lokasi syuting semakin sulit. Sumber dari kru menyatakan, “Harrison Ford adalah salah satu aktor paling sulit yang pernah saya tangani.” Meskipun Ford tampak menikmati perannya saat promosi film, ia dikabarkan tidak menyukai proses motion capture untuk transformasi menjadi Red Hulk. Hal ini membuat tim produksi harus berusaha keras menyesuaikan proses syuting agar sesuai dengan ekspektasinya.

Selain tantangan dalam produksi, film ini juga menghadapi kontroversi politik. Karakter Thaddeus Ross, yang dalam cerita menjadi Presiden AS, disebut memiliki kemiripan dengan Donald Trump. Sementara itu, karakter Sabra yang diperankan oleh Shira Haas juga sempat menuai kontroversi karena dalam versi komik ia merupakan agen Mossad, tetapi dalam film ini diubah menjadi pejabat tinggi pemerintah AS. Salah satu kru mengatakan, “Beberapa orang percaya bahwa judul awalnya, ‘New World Order’, memiliki makna konspirasi tentang dominasi Yahudi di dunia.” Marvel akhirnya memutuskan mengganti judul film ini menjadi Brave New World untuk menghindari polemik lebih lanjut.

Meskipun mengalami banyak kendala di balik layar,

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang