6 bulan yg lalu

BNPB Fokus Percepatan Penanganan Darurat Bencana di Sumatera, Berikut Rinciannya


Liputan6.com, Jakarta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menginstruksikan kepada jajarannya untuk fokus terhadap percepatan penanganan darurat bencana di Pulau Sumatera. Tiga wilayah terdampak yang menjadi atensi Pemerintah Pusat saat ini yaitu Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Provinsi Aceh.

Kepala BNPB Suharyanto memimpin langsung rapat koordinasi bersama seluruh tim BNPB yang telah berada di tiga provinsi terdampak dari Tapanuli Utara, Sabtu (29/11/2025).

Suharyanto menginstruksikan kepada jajaran untuk memprioritaskan tiga hal antara lain operasi pencarian dan penyelamatan korban hilang, pemulihan akses komunikasi, dan pendistribusian logistik kepada warga terdampak.

“Operasi pencarian dan pertolongan area Sumatera Utara difokuskan ke wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan,” kata Suharyanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11/2025).

Suharyanto merinci, di Sibolga saat ini ada tiga orang yang masih dalam pencarian. Sementara itu, di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan beberapa orang dilaporkan masih hilang.

Suharyanto menegaskan, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) agar diupayakan selama 24 jam. Operasi ini akan dipimpin oleh Basarnas dan dibantu oleh TNI, Polri, dan relawan.

Kemudian, berjalan pararel bersama operasi SAR, pendistribusian logistik juga akan didorong khususnya ke wilayah yang masih terisolir seperti di wilayah Tapanuli Tengah. Helikopter MI-17 dan dua helikopter lainnya disiagakan untuk mendistribusikan bantuan logistik.

“Akses menuju Sibolga dari Tarutung masih tidak bisa dilalui akibat beberapa titik jalanan masih tertimbun material longsor. Percepatan pendistribusian bantuan logistik ke Sibolga akan dikoordinasikan untuk dilakukan melalui jalur laut / Pelabuhan Jago-jago dengan pengerahan kapal dari TNI Angkatan Laut...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang