9 bulan yg lalu

Apa arti dari istilah buzzer beater dalam basket?


Jakarta (ANTARA) - Dalam dunia bola basket, terdapat satu momen yang kerap memicu ledakan emosi penonton, baik di arena pertandingan maupun di layar kaca, momen itu adalah buzzer beater. Istilah ini merujuk pada tembakan terakhir yang dilepaskan tepat sebelum waktu pertandingan habis, dan bola berhasil masuk ke dalam ring, sering kali momen ini menentukan kemenangan tim dalam satu pertandingan.

Secara harfiah, buzzer beater berarti “pemukul bel”—menggambarkan tembakan yang dilepaskan sesaat sebelum bel penanda akhir pertandingan berbunyi. Dalam konteks pertandingan yang ketat, tembakan ini dapat menjadi penentu kemenangan, menjadikannya salah satu momen paling dramatis dalam olahraga bola basket.

Mengapa buzzer beater begitu istimewa?

Basket adalah olahraga yang cepat dan penuh dinamika. Namun, buzzer beater membawa ketegangan ke tingkat yang lebih tinggi. Bayangkan detik terakhir dalam sebuah pertandingan, skor imbang atau selisih satu poin, dan seorang pemain melepaskan tembakan terakhir. Suara bel berbunyi, bola melayang, dan masuk. Reaksi penonton bisa berupa sorak-sorai kemenangan atau keheningan yang mendalam. Itulah daya tarik dari sebuah buzzer beater—campuran antara ketidakpastian, harapan, dan momen keajaiban.

Syarat sebuah tembakan dinyatakan buzzer beater

Agar sebuah tembakan dikategorikan sebagai buzzer beater yang sah, bola harus sudah terlepas dari tangan pemain sebelum waktu di papan skor habis. Di level profesional seperti NBA atau NCAA, penggunaan tayangan ulang (instant replay) menjadi hal yang umum untuk memastikan apakah tembakan dilakukan tepat waktu. Sering kali wasit akan meninjau ulang rekaman video secara cermat, hingga ke frame per frame, untuk memastikan keabsahan tembakan.

Baca juga: Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang