11 bulan yg lalu

Anomali Cuaca Timur Tengah: Banjir Bandang Terjang Kota Tua Petra Tewaskan 2 Orang, Arab Saudi Tertutup Badai Debu


Liputan6.com, Petra - Badai debu yang kuat telah menyelimuti sebagian besar negara Timur Tengah yakni Arab Saudi, Kuwait dan Yordania, memicu gangguan perjalanan, banjir bandang dan evakuasi darurat.

Laporan Gulf News yang dikutip Selasa (6/5/2025) menyebut pihak berwenang di ketiga negara telah mengeluarkan red alerts dan memperingatkan ketidakstabilan cuaca lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang.

Di Yordania, sistem badai melepaskan cuaca yang tidak menentu dan berbahaya di beberapa daerah, dengan hujan, badai, dan debu mengurangi visibilitas. Selain itu sistem badai menyebabkan banjir bandang di daerah dataran rendah.

Di kota tua Petra, salah satu tempat wisata Yordania yang paling banyak dikunjungi, pihak berwenang mengevakuasi ratusan pengunjung pada hari Minggu (4/5) setelah banjir bandang menggenangi bagian-bagian situs arkeologi.

Lebih dari 1.700 wisatawan berada di lokasi ketika tim Pertahanan Sipil menerapkan protokol darurat. Penjualan tiket dihentikan pada tengah hari, dan situs-situs penting—termasuk Al Khazneh, Siq, dan Biara—dikosongkan seiring dengan cepatnya kenaikan permukaan air.

Tragisnya, banjir tersebut merenggut nyawa seorang wanita Belgia dan putranya, yang merupakan bagian dari tur petualangan di Wadi Al Nakhil dekat Ma'an. Dua anaknya yang lain selamat.

Direktorat keamanan publik Yordania mengatakan tim pencarian dan penyelamatan terus mencari upaya untuk menemukan orang yang hilang, dengan insiden tambahan yang dilaporkan dalam Tafileh dan Al Hasa yang melibatkan wisatawan dan penggembala ternak yang terdampar.

"Kami mengevakuasi sebagian besar wisatawan tanpa cedera," kata Yazan Mahadin, Komisaris Petra Archaeological Park. “Keselamatan adalah prioritas utama kami.”

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang